Aku selalu bersyukur punya teman sekelas yang bagaimanapun. Tapi kenapa selalu aja ada masalah? Entah apa yang salah dari kelasku *pura-pura nggak nyadar, kenapa selalu saja kelasku dianggap salah di mata para guru? Aku pribadi udah berusaha ngimbangin dari masing-masing guru. Tapi apa itu kurang? Harus gimana *nangis batin T_T
Puncaknya tadi siang, waktu pelajaran Bahasa Indonesia, jam terakhir. Dua jam penuh hanya buat petuah-petuah yang nyeseek banget dan nggak pelajaran. Bayangin DUA JAM FULL BUAT PETUAH ! Lumayan sih nggak nambah stres otak, tapi yang stres hatinya --
Kebetulan guru BI adalah wali kelas X- 1, kelasku. Dan beliau cuap-cuap panjaaang dan lebaaar tentang masalah yang ada di kelasku.
Mulai dari kelas yang selalu ramai, ada satu guru yang kurang srek gara-gara tatapan kami yang nggak enak dipandang *ada apa dengan mataku? MATAKU NORMAL!
Trus kurangnya KEJUJURAN dari kami saat sedang ulangan. Dan jujur aja, aku ngerasa banget! Karena apa? Karena aku lah yang kepergok bawa contekan waktu ulangan BI. Haha, gileee panas dingin waktu ketahuan. Apalagi waktu tadi disindir-sindir, nyeri banget ini hati *nunjuk-nunjuk hati :p
Trus ada temen-temenku yang kehilangan uang, kalo ditotal jadi 400 ribu. Kami masih belum tahu siapa yang ngambil, semoga aja pelakunya ketangkep! BIG HOPE ~ kasian temen-temenku
Trus setelah dapet petuah-petuah, yang awal mulanya wali kelasku bilang kelas X - 1 penuh dengan ROMANTIKA. Yang aslinya memperhalus dari kata MASALAH. Biar kami nggak sakit hati bin tersinggung bin marah!
Ok, aku terima kata ROMANTIKA itu. Improvisasi kata dikit nggak papa, bisa aku terima. Guru BI emang harusnya pinter mengolah kata biar nggak buat sakit hati *tapi aslinya, sakit hatinya jadi double, kata ROMANTIKA lebih nyeseeek daripada kata MASALAH. Sueer!
Terusin, setelah dapet petuah-petuah, dilanjutin dengan sharing tentang kelas. Pertama, ngomongin uang kas yang sereeet banget. Nggak pernah pada bayar, alhasil kantong kas kering alias 0 rupiah *menyedihkan.
Dan diputuskan setiap hari Sabtu bayar kas di bendahara @ seribu rupiah.
Yang kedua, membahas tentang piket yang maceet juga *kenapa serba macet? Alhasil setiap pulang sekolah diwajibkan buat piket!
Yang ketiga, membahas salah satu teman yang udah 7 hari nggak masuk dengan keterangan yang kurang jelas.Waktu ditanya siapa temen dekat anak itu, pada nggak ada yang njawab. Karena sebenernya emang dia nggak punya temen dekat di kelas. Emang kasian sih, tapi mau gimana lagi? --
Akhirnya cerita banyaaak tentang dia, sampai berita dia bakal pindah ke Bangka Belitung :'/
Jujur ajee, tadi adalah hari yang penuh dengan kata tak terduga-duga. Saat semua siswa tegang dengan petuah-petuah wali kelas sampe ketawa-ketiwi sama kocolan wali kelas *oops, agak nggak sopan :p
Pokoknya kejadian hari Selasa tadi bakal masuk salah satu daftar hari yang sulit dilupakan buat kami, khususnya aku, warga kelas X - 1 dengan sebutan OX1GEN (Odyssey of X - 1 Generation) :) *kyaaa, nama yang kereeen :p
Tapi nggak tahu juga kelasku besok bakal berubah nggak setelah dapet petuah-petuah tadi. Paling cuma bertahan satu hari, besoknya udah kembali seperti semula lagi.
Jadi susah pisah kalo banyak kejadian yang sulit dilupakan di kelas :')
Jangan lupakan aku, temaaan.(ry)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar